RESUME FAKULTAS KESEHATAN MATERI KE 1







Perkenalkan nama saya Natasya Putri Salsabilla, saya berasal dari nganjuk,  saya ber umur 18 tahun, saya dari prodi D-IV K3 ( KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA) dari fakultas Kesehatan dan saya adalah mahasiswa baru di Universitas   Nahdlatul Ulama Surabaya dan sedang melaksanakan PKKMB hari ketiga



Bu Catur Wulandari,S.S.T,M.Gizi

PERAN MAHASISWA KESEHATAN DALAM PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT

Mahasiswa kesehatan memiliki peran penting dalam penelitian dan pengabdian masyarakat sebagai bagian dari Tridharma Perguruan Tinggi.
Melalui kedua bidang ini, mereka tidak hanya mempraktikkan ilmu, tetapi juga berkontribusi nyata dalam mengatasi masalah kesehatan.
Penelitian menjadi fondasi kemajuan ilmu pengetahuan dan praktik klinis.
Mahasiswa dapat berperan sebagai asisten peneliti yang bekerja sama dengan dosen atau peneliti senior.
Peran ini melibatkan pengumpulan data, analisis, hingga penulisan laporan.
Selain itu, mahasiswa dapat melakukan penelitian mandiri dalam skala kecil.
Contoh penelitian mandiri adalah studi kasus atau survei tentang isu kesehatan di lingkungan kampus atau masyarakat.
Hasil penelitian yang berkualitas dapat dipublikasikan dalam jurnal ilmiah.
Publikasi memberi pengalaman berharga tentang standar ilmiah dan etika penelitian.
Penelitian juga melatih mahasiswa untuk mencari solusi inovatif terhadap masalah kesehatan yang ada.
Inovasi dapat berupa teknologi baru, metode pengobatan, maupun pendekatan promosi kesehatan.

Selain penelitian, mahasiswa berperan penting dalam pengabdian masyarakat.
Salah satu bentuknya adalah edukasi kesehatan melalui kampanye, seminar, dan penyuluhan.
Edukasi ini dapat membahas topik vaksinasi, gizi seimbang, atau bahaya merokok.
Mahasiswa menjadi agen perubahan yang menyampaikan informasi kesehatan yang akurat dan mudah dipahami.
Mereka juga dapat terlibat dalam pelayanan kesehatan gratis melalui bakti sosial atau posyandu.
Pelayanan ini mencakup pemeriksaan dasar seperti tekanan darah, gula darah, atau konsultasi ringan.
Lebih jauh lagi, mahasiswa dapat memberdayakan masyarakat agar mandiri dalam mengelola kesehatan.
Contohnya adalah melatih kader kesehatan atau kelompok masyarakat dalam program kebersihan lingkungan.
Selain itu, mahasiswa juga berperan dalam advokasi kebijakan publik.
Dengan bekal data penelitian, mereka dapat mendorong lahirnya kebijakan kesehatan yang lebih baik.
Kebijakan ini dapat berupa peraturan sanitasi atau peningkatan akses layanan kesehatan bagi kelompok rentan.

Melalui keterlibatan dalam penelitian dan pengabdian, mahasiswa kesehatan mengembangkan kompetensi akademik dan sosial.
Mereka tumbuh menjadi pribadi yang empati, peduli, serta siap menghadapi tantangan kesehatan yang kompleks di masa depan.







Komentar

Postingan populer dari blog ini

RESUME 3 MATERI PKKMB HARI KE-1

RESUME 3 MATERI PKKMB HARI Ke-2